Apa perbedaan tracing dan vouching?

Posted on

Apa Perbedaan Tracing dan Vouching?

Pada dasarnya, tracing dan vouching adalah dua proses audit yang digunakan untuk memverifikasi keabsahan transaksi. Meskipun keduanya berfungsi untuk tujuan yang sama, terdapat beberapa perbedaan penting antara keduanya.

Tracing adalah proses audit yang menelusuri penanganan transaksi dari bukti, menuju pencatatan/buku dan penyajian informasi dengan tujuan untuk menguji kelengkapan. Hal ini berarti bahwa auditor menelusuri dari bukti, seperti kwitansi, faktur, dan lainnya, untuk memastikan bahwa mereka telah dicatat dengan benar dalam buku-buku akuntansi.

Vouching adalah proses audit yang menelusuri penanganan transaksi dari buku dan penyajian informasi, menuju bukti dengan tujuan menguji validitas. Hal ini berarti bahwa auditor menelusuri dari buku-buku akuntansi untuk memastikan bahwa transaksi yang dicatat adalah valid dan benar.

Kesimpulannya, tracing adalah proses audit yang menelusuri dari bukti ke buku-buku akuntansi, sedangkan vouching adalah proses audit yang menelusuri dari buku-buku akuntansi ke bukti. Keduanya bertujuan untuk memverifikasi keabsahan transaksi, namun dengan cara yang berbeda.

Tracing dan vouching adalah komponen penting dari proses audit. Auditor harus menggunakan kedua proses ini untuk memastikan bahwa transaksi yang dilakukan adalah valid dan benar. Dengan demikian, proses audit akan berjalan dengan lancar dan akurat.

Ketika melakukan audit, auditor harus memastikan bahwa mereka menggunakan tracing dan vouching dengan benar. Ini akan memastikan bahwa audit berjalan dengan lancar dan akurat. Dengan demikian, auditor dapat memastikan bahwa transaksi yang dilakukan adalah valid dan benar.

Itulah perbedaan antara tracing dan vouching. Meskipun keduanya bertujuan untuk memverifikasi keabsahan transaksi, mereka berbeda dalam cara yang digunakan. Auditor harus memastikan bahwa mereka menggunakan kedua proses ini dengan benar untuk memastikan bahwa audit berjalan dengan lancar dan akurat. 10 Apr 2016.