Jadikan Keluarga Sehat dengan Pola Hidup Sehat

Hai sobat setia, jumpa lagi dengan blog kami LadyLikeLily.com. Jangan bosan-bosan mengunjungi website ini. Kali ini ada info yang sangat menarik nih, semoga pembaca siap melahap artikel terbaru kali ini ya.

Pada masa sekarang ini semakin banyak orang yang bemudah-mudahan dalam menjalani hidup, tanpa memperhatikan efek kesehatan yang dihadapi. Dari mulai merokok, minum minuman beralkohol hingga mengkonsumsi makanan junk food. Belum lagi kebiasaan jarang berolahraga, belum lagi terlalu berlabihan dalam menghadapi masalah sehingga mudah stress yang berkepanjangan.

Problem Kesehatan di Lingkungan Masyarakat

Masih banyak kebiasaan di masyarakat yang kurang aware akan kebersihan lingkungan, seperti membuang sampah misalnya, selalu saja ada warga yang membuang sembarangan, mengundang lalat yang hinggap di makanan di rumah, belum lagi kita juga sering menemui adanya botol atau kaleng bekas yang terdapat genangan air yang rawan dijadikan tempat jentik nyamuk berbahaya.

Sumber penyakit yang mungkin sering kita lupakan adalah dari hewan liar, seperti kucing, cicak, kecoa. Tubuh dan kotoran binatang ini bisa menjadi sumber penyakit seperti salmonela dan bakteri echeria coli. Termasuk hewan peliharaan seperti anjing, kelinci, burung pun juga tak kalah mengkhawatirkan, bagian tubuh yang kotor kurang dibersihkan, dan kotoran bintang ini juga wajib kita waspadai.

Faktor lingkungan ini memang tidak bisa kita atasi dengan mudah. Padahal efeknya bisa saja ke keluarga kita. Paling-paling usaha yang bisa kita lakukan adalah memberikan usulan ke perangkat lingkungan RT/RW agar memberikan penyuluhan akan kesadaran. Karena ini adalah kewajiban gotong-royong, yang salah orang lain, tapi imbasnya bisa ke keluarga kita.

Mengatasi Problem Kesehatan di Rumah Sendiri

Nah, daripada mikirin berbagai faktor eksternal yang kita sendiri tidak mampu mengaturnya, lebih baik fokus ke keluarga kita sendiri. Dari mulai kebersihan rumah, kenyamanan dan tentunya kebiasaan pada masing-masing anggota keluarga. Dari mulai kepala keluarga yang menjadi contoh, ibu sebagai penanggung jawab rumah, anak-anak juga sekaligus ajang pendidikan mereka, dan tentunya bayi kita menjadi tanggung jawab orang tua untuk selalu menjaga kesehatannya.

Ayah

Ayah misalnya harus selalu mensupport semua anggota keluarga untuk selalu menjaga kebersihan, misal dengan membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, mencuci piring bekas makan sendiri, menjemur baju bekas mandi agar kering, hingga memungut sisa makanan yang jatuh ketika makan. Ayah juga harus menjadi contoh bagi anggota keluarga lain, tanggung jawab ini cukup berat karena harus terlihat selalu baik di hadapan isteri dan anak-anak.

Ibu

Ibu memiliki peran yang tidak kalah penting, selain pekerjaan rutin yang sangat banyak di rumah, ibu harus memastikan dirinya sendiri selalu fit. Karena jika tidak, yang rugi tidak hanya ibu itu sendiri, seluruh anggota keluarga bisa terbengkalai, termasuk pekerjaan rumah yang menumpuk dan tidak kelar-kelar.

Anak

Anak-anak juga harus diajari menjaga kebersihan dari mulai cara buang air yang bersih dan benar, mandi yang bersih, keramas, sikat gigi hingga mengeringkan badan agar kering dengan handuk.

Tips Pola Makan Sehat untuk Keluarga

Agar satu keluarga terpenuhi kebutuhan nutrisinya, kita mesti pintar-pintar mengatur menu yang sehat untuk seluruh anggota keluarga. Berdasarkan pendapat para ahli gizi, ada beberapa jenis makanan yang memiliki nutrisi tinggi, jenis makanan ini sangat bagus untuk ditambahkan pada menu makanan harian keluarga.

Beberapa makanan tertentu memiliki profil nutrisi yang kaya dengan kandungan gizi yang cukup lengkap. Istilah nutrisi tinggi ini artinya jika makanan tersebut mengandung vitamin, mineral, karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak dan lemak sehat.

Kalau mau secara singkat, hampir semua buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, makanan laut dan produk susu termasuk di dalamnya. Apa saja jenis makanan itu, berikut listnya:

  • Ikan salmon dan ikan sarden: kaya akan omega 3, magnesium, potasium, vitamin B1 dan selenium
  • Bawang putih: mengandung vitamin C, viamin B, kalsium, potasium, selenium, Mg, penurun kolesterol
  • Kacang almond: protein, serat, vitamin E, kalsium, magnesium, riboflavin
  • Sayur brokoli: asam folat, vitamin C, vitamin E, vitamin K dan serat
  • Biji chia: omega 3, serat, kalsium
  • Kacang hitam: protein, zat besi, magnseium, fosfor, kalsium, zink
  • Kacang tanah: lemak sehat, protein, serat, potasium, fosfor, magnesium, vitamin B

Lalu bagaimana jika kita butuh stok makanan yang hendak kita makan dengan cepat tetapi tetap sehat? yang pasti bukan fast food dan mie instant di pasaran. Anda bisa konsumsi mie instant tanpa MSG jiwa pagi. Produk dari Kobe ini terbuat dari sayuran, sehingga aman bagi tubuh.

Selain tidak mengandung monosodium glutamat, mie ini juga berkalori bagus, karena pembuatannya tidak mengalami proses penggorengan. Selain itu juga tidak ada pewarna dan penyedap rasa buatan.

Saat ini sudah ada 3 varian rasa yaitu mie goreng jiwa pagi, mie rasa ayam bawang kuah, mie rasa soto segeer kuah. Dengan pilihan hidup sehat, pembuatannya juga praktis. Untuk mendapatkannya juga sangat mudah, karena kobe sudah memiliki official merchant di 4 marketplace besar yaitu Shopee, Tokopedia, Lazada dan Bukalapak.

Code

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *